Skip to main content

Cegah Resiko Penyakit Jantung dan Stroke, Konsumsi Makanan Ini

keju
Ilustrasi (INT)

KABAR.NEWS – Kandungan lemak jenuh pada keju membuat makanan ini kerap dianggap kurang sehat bagi tubuh. Sehingga, ancaman kolestrol seringkali menghantui seseorang bila mengonsumsi keju.

 

Namun, penelitian akhir-akhir ini justru membuktikan bahwa orang yang mengkonsumsi keju dalam porsi sedikit lebih berpeluang besar terkena jantung atau stroke.

 

Keju diklaim sebagai makanan yang menyebabkan kolesterol tinggi, aterosklerrosis dan peningkatan resiko penyakit jantung. Namun keju juga mempunyai kandungan yang baik untuk tubuh seperti kalsium, protein dan probiotik.

 

Melansir dari Time, orang yang mengkonsumsi keju dengan frekuensi sering memiliki resiko 14% lebih rendah terkena penyakit jantung koroner.

 

Selain itu 10% lebih kecil kemungkinannya mengidap penyakit stroke dibandingkan dengan orang yang jarang atau bahkan tidak mengkonsumsi keju sama sekali.

 

Untuk menurunkan resiko penyakit, disarankan  untuk mengonsumsi keju yang baik bagi tubuh ialah sebesar 40 gram, untuk skala harian. Selain mengandung probiotik yang tinggi, keju juga mengandung asam linoleat (CLA).

 

Diketahui asam linoleat merupakan asam lemak tak jenuh yang bisa meningkatkan jumlah kolesterol baik HDL dan menurunkan kadar LDL buruk.

 

Nah, tidak ada salahnya kerabat KABAR.NEWS bila ingin mencoba mengonsumsi keju untuk perlindungan kesehatan jantungmu.