Skip to main content

Ini Makna "Queen Of The Battle" di HUT ke 69 Infanteri

tni
Tim Peleton Ranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya Kodam Hasanuddin memasuki finish di halaman Makodam, Jalan Urip Sumohardjo Makassar. (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Setelah berjalan sejak 16 Desember, atau tiga hari dengan jarak tempuh 310 KM, akhirnya tim Peleton Ranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya Kodam Hasanuddin memasuki finish di halaman Makodam, Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Selasa (19/12/2017).

 

Para peserta Tonting selanjutnya mengikuti upacara Hari Infanteri ke-69 tahun 2017, bertempat di lapangan apel Makodam Hasanuddin. Sedangkan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni, Kasdam Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono.

 

Sebelumnya,  pada pukul 05.00 Wita di etape terakhir para peserta upacara berjalan kurang lebih 4 km diguyur hujan deras, mulai dari Bukit Baruga Antang Kota Makassar sampai ke Makodam Hasanuddin. Keadaan cuaca ini benar-benar memberi makna bagi pasukan infanteri sebagai Queen of The Battle.

 

Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Mayjen TNI Surawahadi, SIP, M.Si dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam Hasanuddin menyampaikan bahwa, keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai prajurit dan satuan Korps Infanteri hingga saat ini, tidak terlepas dari kebijakan pimpinan TNI Angkatan Darat.

 

"Disamping itu, juga merupakan hasil kerja keras senior dan buah dari perjuangan serta pengorbanan para pendahulu dan sesepuh Korps Infanteri. Sebab sebagai insan prajurit sejati, tugas adalah kehormatan, tugas berat tapi mulia, itulah karakter yang harus tetap terpelihara dan tertanam pada setiap dada prajurit Infanteri, dimanapun berada dan bertugas," tegasnya.

 

Danpussenif juga mengajak para prajurit Korps Infanteri untuk menyatakan kebulatan tekad yang kuat, dilandasi nilai-nilai profesionalisme, militansi, kejuangan dan sifat pantang menyerah. Prajurit Infanteri haris senantiasa berdiri di garis depan untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap keutuhan NKRI.

 

Adapun tema yang diusung pada peringatan Hari Infanteri kali ini yaitu "Dilandasi semangat Yudha Wastu Pramuka, prajurit Infanteri bersama rakyat, kuat, mandiri dan berkepribadian, guna memperkokoh kemanunggalan TNI-rakyat".

 

Usai upacara, dilanjutkan pemberian hadiah oleh Kasdam Hasanuddin kepada pemenang lomba Peleton Ranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (Tonting YWPJ) inti kepada Yonif 726/Tamalatea sebagai juara I, sedangkan Yonif Para Raider 431/SSP Kostrad menempati posisi juara II dan juara III diraih Yonif Raider 700/WYC.

 

Selain Tonting inti, pasukan pengiring juga mendapatkan hadiah yang diserahkan oleh Kapolda Sulsel, sedangkan lomba karya bakti antar satuan hadiahnya diserahkan Asops Lantamal VI/Makassar.

 

Hadir pada upacara tersebut, Kapolda Sulsel, Asops Lantamal VI, Danwing Paskhas AU, Kasatbrimobda Sulsel, para staf ahli Pangdam, para Asisten Kasdam, para Dansat dan Kabalak Kodam Hasanuddin serta Wakil Ketua Persit beserta Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD Hasanuddin.

 

  • Lodi Aprianto