Skip to main content

Rakor UU Nomor 7 Tahun 2017, KPU Sinjai Hadirkan Ketua KPU Sulsel

KPU Sinjai
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Tahapan Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Wakil presiden RI 2019 serta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2018 di Aula Hotel Rofina Sinjai, Jumat (8/12/2017). Kegiatan ini dihadiri Ketua KPU Provinsi Sulsel Iqbal Latief. (KABAR.NEWS/Syarif)

KABAR.NEWS, Sinjai - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Tahapan Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Wakil presiden RI 2019 serta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2018 di Aula Hotel Rofina Sinjai, Jumat (8/12/2017).

Dalam pegantarnya, Sekretaris KPU Sinjai, M. Haris menyampaikan bahwa rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi sebelumnya tentang pemahaman Undang-Undang (UU) Nomor  7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Menurut Haris, UU Nomor 7 Tahun 2017 merupakan UU Pemilu terbaru yang terbit pada tahun 2017 yang menyederhanakan dan menggabungkan 3 (tiga) undang-undang sebelumnya.

"Adapun ketiga UU dimaksud adalah UU No. 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, UU No. 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, dan UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah," jelasnya.

Lanjut Haris, tujuan rakor ini adalah untuk memberi pemahaman kepada Stakeholder pada instansi terkait, Partai Politik, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda tentang UU nomor 7 tahun 2017.

Hadir Sebagai Narasumber yakni Ketua KPU Provinsi Sulsel Iqbal Latief,  Komisioner Bidang Hukum KPU Provinsi SulSel, Haerul Mannan, Kapolres Sinjai, AKBP Ardiansyah, Kasi Pidum Kejari Sinjai Hari Rachman.

  • Syarif