Skip to main content

Seleksi Hakim Agung, KY Gandeng KPK

geherh
Seleksi calon Hakim Agung. (INT)

KABAR.NEWS, Jakarta - Komisi Yudisial (KY) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyeleksi calon hakim agung 2017. 

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Maradaman Harahap menjelaskan kerja sama antara KY dengan KPK adalah untuk menelurusuri jejak calon hakim, khususnya masalah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 

"Kerja sama ini bukan yang pertama kali antara KY dan KPK. Saat seleksi hakim agung lalu, KY juga menggandeng KPK untuk menelusuri rekam jejak calon hakim agung," ujarnya dikutip dari liputan6.com. 

Selain kerja sama dengan KPK, KY juga menggandengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana yang tidak wajar milik calon hakim agung," sebutnya. 

Diharakan dengan kerja sama yang dibangun dengan KPK dan PPATK bisa menghasilkan hakim agung dan berkualitas dan berintegritas. 

Sekedar diketahui, seleksi hakim agung dilakukan untuk mengisi kekosongan 6 jabatan hakim agung di Mahkamah Agung. Beberapa jabatan yang kosong diantaranya satu orang Kamar Pidana, dua orang Kamar Perdata, satu orang Kamar Agama, satu orang Kamar Militer (berasal dari militer), dan satu orang Kamar Tata Usaha Negara (yang memiliki keahlian hukum perpajakan).