Skip to main content

Kisah Mistis Selimuti Rumah Bekas Pembantaian Keluarga Ahmadi

Rumah milik mendiang Ahmadi di Jalan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Makassar.(KABAR.NEWS/Andi Frandi)


 
KABAR.NEWS, Makassar - Peristiwa naas berupa pembantaian keluarga Ahmadi di Jalan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Makassar pada 12 Maret 1995 silam yang juga bisa dikatakan sebagai salah satu tragedi paling kejam di era 90-an.

Di mana Ahmadi dan istrinya Samsia alias Sisilia serta anaknya Masyita, Adrianto, Indrawan, dan Lisanti, serta pembantunya yang bernama Piddi dibunuh secara tragis menggunakan kapak dan parang, kemudian mayatnya diseret dan dibuang ke dalam sumur.

Mungkin karena itulah, konon menurut cerita warga kejadian mistik tentang kemunculan yang diyakini arwah - arwah penasaran korban masih sering menampakkan diri hingga sekarang, sampai masyarakat sekitar bahkan menjulukinya sebagai rumah angker Ahmadi.

Kondisi sekitar rumah yang gelap dan jarang dilalui kendaraan serta berdekatan dengan kuburan tua ‎menjadi faktor pendukung nuansa mistik, tak jarang warga yang melintas dimalam hari sering merasakan seperti ada aroma darah yang sangat menyengat dari dalam rumah.

Berdasarkan salah satu cerita warga, pasca kejadian sering sekali terjadi fenomena aneh, entah itu karena dipercaya rumah tersebut memang dihuni oleh makhluk halus atau ada sesuatu dibalik apa yang tampak oleh mata.

Dg Makka, warga yang tinggal persis dibelakang dan masih satu dinding dengan rumah angker tersebut mengatakan pernah pada tengah malam ada pengendara motor yang sedang melintas di jalan depan rumah tiba - tiba berhenti secara mendadak lantaran menabrak bocah kecil dan melihatnya terpental masuk ke got yang berada didepan rumah.

Melihat pria tersebut masuk ke dalam selokan seperti mencari sesuatu, jadi Dg Makka langsung menghampirinya dan menanyakan tentang aktivitas pengendara itu.

"Dia yakin menabrak anak kecil, mungkin karena merasa bersalah jadi dia cari korbannya, tapi setelah mendengar kisah dibalik rumah, ia pun langsung bergegas pulang,"ujarnya kepada KABAR.NEWS, Sabtu (8/7/2017).

 

Cerita aneh bukan hanya sampai di situ, beberapa waktu lalu, Dg Makka yang juga kerabat dekat pembantu Ahmadi, yakni Dg Makka mengatakan mendengar suara tangis seperti kesakitan di pinggir jalan, yang diyakini adalah arwah mendiang Piddi. 

"Dia menangis ditempat di mana dia biasa beristirahat, persis dibawa pohon. Pas, kita keluar mencari malah tidak ada apa - apa," katanya.

Yang lebih menyeramkan lagi, beberapa tahun setelah kejadian, di mana orang tua korban datang dan membagi - bagikan barang milik korban kepada warga. Tak mau ketinggalan, kakak Dg Makka pun turut mengambil salah satu barang berupa karpet yang sering digunakan mendiang Sisil semasa hidupnya.

"Nah, malamnya itu kakak saya didatangi oleh arwah korban dan meminta semua barang yang diambil oleh warga untuk dikembalikan. Kami juga sering mendengar teriakan seperti sedang ada pembantaian, jadi sempat kami sekeluarga meninggalkan rumah karena trauma,"tambahnya.

 

Berita Terkait : Awal Mula Kisah Mistis Rumah Pembantaian Keluarga Ahmadi Merebak

 

Cerita juga datang dari Ibu Farida, yang kini menjadi penghuni bekas rumah mendiang keluarga Ahmadi. Di mana awalnya ia tidak mengetahui kejadian sebelumnya. Ia menceritakan kemunculan sesosok laki - laki bermata merah didalam rumah, tepatnya didekat sumur bekas mayat korban dibuang. 

"Sekarang sumurnya sudah saya timbun dan ditutup. Itu juga pernah ada suara ribut diatas palfon, seperti besi besar yang menggelinding,"katanya beberapa saat lalu

Yang paling menggemparkan masyarakat ketika sebuah mobil taksi sedang parkir didepan rumah, saat ditanya oleh warga, sopir tersebut mengatakan sedang menunggu seorang ibu - ibu yang baru saja turun dan masuk ke dalam rumah usai menjemput disekitar pemakaman tempat almarhum Sisil dikebumikan, serta penjual sayur dan ikan langganan korban kerap kali menunggunya saat masuk mengambil uang.

"Yang mengherankan itu berdasarkan apa yang dikatakan penjual ikan dan supir taksi pada waktu itu, ia melihat dengan jelas bentuk fisik dari almarhum istri Ahmadi,"lanjut Dg Makka

"Nah, yang buat saya merinding, berselang beberapa tahun setelahnya, saya bersama Ansar masuk kedalam rumah untuk membersihkan noda darah bekas pembunuhan, di situ saya melihat tiga ekor ikan diatas meja yang masih utuh, sementara rumah ini bertahun tahun tidak dihuni,"pungkasnya

Unsur mistik, kejadian pilu, dan kesan angker rumah tersebut yang masih dirasakan warga bahkan menarik perhatian oleh salah satu mahasiswi Fakultas Sejarah, Universitas Negeri Makassar (UNM) yang bernama Erna untuk dijadikan bahan skripsi.

"Ini masih proses pengerjaan, saya tertarik dengan banyaknya hal - hal mistik berdasarkan sejarah rumah angker Karunrung Ahmadi,"kata Erna.

Baca Juga: Cerita Mistis Batu Sekko Tellue dan Kapal Tenggelam di Pangkep

  • Andi Frandi/***