Skip to main content

Polisi Masih Menunggu Pelimpahan Berkas Pelaku Judi Togel dari JPU

pelaku
Dua pelaku perjudian jenis togel asal Jeneponto saat diamankan polisi. (IST)
 

KABAR.NEWS, Jeneponto - Proses hukum dua bandar judi togel, Aripudin alias Udin (39) dan Rahmat Haris alias Rahmat (28) warga Kabupaten Jeneponto di Polda Sulawesi Selatan masih terus bergulir.
 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Pol Andrin Jaya saat dikonfirmasi KABAR.NEWS, Selasa (19/12/2017). "Berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan," kata Andrin.
 

Saat menanyakan jadwal pelimpahan tersangka dan barang bukti raja togel Jeneponto tersebut, ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu P21. "Belum, masih menunggu P 21 dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)," tambahnya
 

Kasus ini berawal dari tertangkapnya salah satu rekannya yaitu Usaman. Ia berhasil diringkus di Kabupaten Bulukumba. Setelah dinterogasi, Usama mengaku sering mengirim nomor togel ke bandar besarnya di Jeneponto, yaitu Udin dan Rahmat.
 

Atas laporan itu, personel langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus kedua pelaku di Jeneponto. "Haris benar mengakui sebagai bandar togel dan sering menerima kiriman nomor-nomor togel dari beberapa daerah, seperti Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Makassar dan Propinsi Papua," tambahnya.
 

Dalam pengkapan ini, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 6 Hp, ATM, buku rekapan, kalkulator, dan uang tunai sebesar Rp 9 Juta lebih.
 

  • Lodi Aprianto