Skip to main content

Studi : Ternyata Mewarnai Bisa Redakan Stres, Lho !

mewarnai
Ilustrasi (INT)

KABAR.NEWS - Stres merupakan hal lazim dialami bagi sebagian orang yang punya kesibukan padat. Tuntunan kerja dan target membuat seseorang kadang merasa tertekan. Ternyata menurut penelitian terbaru untuk mengatasi hal tersebut, menghabiskan waktu luang dengan buku-buku mewarnai bisa membantu  meredakan stres.

 

"Keutamaan dari buku mewarnai adalah mempunyai sejumlah manfaat terbatas seperti mengurangi stres dan keadaan mental negatif," kata seorang peneliti Girija Kaimal, Asisten Profesor di Drexel University di Philadelphia, AS, dilansir dari Indianexpress.

 

Namun Kaimal menambahkan bahwa itu tidak mengubah substansi apa pun, mengembangkan hubungan, atau menghasilkan perkembangan pribadi.

 

Studi yang dipublikasikan di Canadian Art Therapy Association Journal, menunjukkan bahwa pewarnaan saja memang memiliki efek positif, meski tidak seefektif terapi seni. 

 

Para peneliti melakukan dua pengamatan, dan memisahkan latihan 40 menit, satu terdiri dari pewarnaan murni dan yang lainnya melibatkan masukan langsung dari terapis seni, untuk melihat apakah ada yang menyebabkan perbedaan tingkat mood dan stres yang signifikan.

 

Setiap peserta, dari usia 19 tahun hingga 67 tahun, ikut terlibat dalam setiap latihan. Dalam latihan pewarnaan murni, para peserta diminta mewarnai dalam pola atau desain. Meski terapis seni ada di dalam ruangan, mereka tidak berinteraksi dengan orang yang mewarnai.

 

Dalam latihan lainnya, peserta dimasukkan dalam situasi "studio terbuka", di mana seorang terapis seni hadir dan dapat memfasilitasi sesi tersebut, serta memberikan panduan dan dukungan untuk mengolah pengalaman dan karya seni.

 

Para peserta bisa membuat jenis seni apa pun yang mereka inginkan, apakah itu mewarnai, membuat sketsa, mencoret-coret, atau mengerjakan pemodelan dari tanah liat.

 

Ketika para peserta mengerjakan bagian mereka, ahli terapi seni menciptakan karya seni juga, dan tersedia untuk membantu peserta jika mereka memintanya.

 

Setiap orang melakukan survei standar sebelum dan sesudah sesi mereka yang memberi peringkat tingkat stres dan perasaan mereka. 

 

Hasilnya, penurunan tingkat stres dirasakan turun pada tingkat yang hampir sama untuk kedua latihan, di mana 10 persen untuk pewarnaan, sementara 14 persen  untuk "studio terbuka".